Minggu, Januari 23, 2022

Bapak di Garut yang Curi HP untuk Belajar Daring Anak Akhirnya Dibebaskan

$rows[judul] Keterangan Gambar : Comara sujud syukur setelah dibebaskan dari Rutan Kelas IIB Garut. Dia mendapatkan program restorative justice. (Foto: iNews/Ii Solihin)

Garutpos.com- Comara Saeful, warga Desa Sakawayana, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut,seorang  bapak yang terpaksa mencuri handphone (HP) demi belajar daring anaknya, akhirnya dibebaskan, Rabu (10/11/2021). 

Pemilik HP memaafkan perbuatan Comara dan jaksa dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut juga menempuh jalur restorative justice untuk Comara.

Ayah dari empat anak ini dinilai tak memiliki motif jahat sehingga melakukan pencurian itu. Dia terpaksa melakukan pencurian karena tak punya uang untuk membelikan HP anak yang harus mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara daring.

Namun akibat kasus itu, Comara mendekam di rumah tahanan Rumah Tahanan Kelas IIB Garut selama hampir dua bulan. Di Rutan Kelas IIB dia menjalani hukuman sekaligus mengikuti persidangan.

Sesaat setelah keluar dari Rutan Kelas IIB Garut, Comara pun menangis haru. Sebagai bentuk syukur dan rasa bahagia, Comara berjusud di depan kantor kejaksaan.

Kepala Kejari Garut Neva Sari Susanti mengatakan, kasus ini berawal saat pelaku mencuri sebuah handphone milik salah seorang siswi. Peristiwa ini terjadi di kantor Desa Sakawayana seusai mendapatkan beras untuk kebutuhan keluarganya.

"Dia nekat mencuri karena terdesak untuk memenuhi kebutuhan anaknya mengikuti pembelajaran daring," kata Kepala Kejari Garut, Rabu (10/11/2021).

Neva Sari Susanti menyatakan, restorative justice ini dilakukan karena HP yang dicuri oleh Comara langsung dikembalikan pada korban. Nilai kerugian di bawah Rp2,5 juta. "Tapi yang terpenting, ini (restorative justive) menyangkut sisi kemanusiaan," ujar Nve Sari.

Sementara itu, Comara mengatakan, terpaksa nekat mencuri karena terdesak kebutuhan anaknya untuk belajar daring. "Saya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan," kata Comara Saeful.

Guna membantu meringankan beban pelaku dan keluarganya, Kepala Kejari Garut pun memberikan sebuah handphone untuk kebutuhan anaknya belajar daring. (*)

Sumber: iNews

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)