Minggu, Januari 23, 2022

7 Kampung Miliarder di Indonesia. Isinya Sultan Semua

$rows[judul] Keterangan Gambar : Warga kmpung di Tuban mendadak jadi miliarder mobil pun berderet.Poto: blok Tuban.com

Garutpos.com-  Beberapa waktu lalu, publik Indonesia dihebohkan dengan fenomena warga kampung di Tuban yang serempak menjadi miliarder. Ternyata fenomena kampung miliarder tidak hanya ada di Tuban, lo. Yuk, simak daftarnya di bawah ini!

Meski tinggal di sebuah desa yang jauh dari keramaian kota, banyak orang berhasil meraih kesuksesan hingga menjadi kaya raya.

Beberapa di antaranya juga bisa dikatakan beruntung karena mendapat sejumlah uang dari ganti rugi.

Maka dari itu, tidak heran jika warga yang tinggal di desa bisa secara serentak membeli mobil hingga membangun rumah mewah.

Nah, berikut ini adalah sejumlah kampung miliarder di Indonesia yang menjadi tempat tinggal para sultan.

Deretan 7 Kampung Miliarder di Indonesia

1. Desa Sumurgeneng, Tuban, Jawa Timur

Desa ini sempat viral dan disebut sebagai kampung miliarder karena sejumlah warga yang serempak memborong mobil.

Para warga desa mendadak menjadi kaya raya setelah mendapat ganti rugi dari PT Pertamina yang membangun kilang minyak di dekat desa tersebut.

Melansir Bisnis.com, Pertamina memberikan ganti rugi kepada warga Desa Sumurgeneng sebesar Rp600 ribu hingga Rp800 ribu per m².

Dengan begitu, total ganti rugi yang diterima warga adalah Rp8 miliar.

2. Dusun Pundong 1,2,3, dan 4, Sleman, DIY

Warga Dusun Pundong yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen, menerima uang ganti rugi yang mencapai miliaran rupiah.

Melansir dari Harianjogja.com, pada Agustus 2021, seorang warga bernama Kamidi, mendapat ganti rugi.

Uang yang diterima senilai Rp2,1 miliar dan Rp2,4 miliar untuk kedua lahannya.

3. Kelurahan Purwomartani, Sleman, DIY

Kampung miliarder selanjutnya juga masih ada di Sleman, tepatnya di Kelurahan Purwomartani.

Totalnya ada sebanyak 25 warga yang mendadak kaya karena menerima ganti rugi dari proyek Jalan Tol Jogja-Solo.

Kisaran ganti rugi yang diterima warga adalah Rp73,9 juta hingga Rp2,7 miliar.

4. Desa Kapungan dan Karangduren, Klaten, Jawa Tengah

Sama halnya dengan warga Kelurahan Purwomartani, warga Desa Kapungan dan Karangduren di Klaten juga menerima ganti rugi.

Uang yang mereka dapatkan datang dari proyek pembangunan Jalan Tol Jogja-Solo.

Melansir Merdeka.com, warga mendapat ganti rugi sebesar Rp671 ribu per m².

Dengan begitu, sejumlah warga bisa menerima uang hingga di atas Rp1 miliar.

5. Desa Sekapuk, Gresik, Jawa Timur

Berbeda dengan kampung miliarder lainnya, Desa Sekapuk bisa menjadi kaya berkat kesuksesan BUMDes-nya.

Wahana bernama Selo Tirto Giri (Setigi) yang dibangun dari hasil patungan warga, bisa menghasilkan laba sebesar Rp7 miliar.

Selain itu, warga desa juga membangun usaha lain, semisal PDAM, pengolahan sampah, dan tambang kapur.

6. Desa Kawungsari, Kuningan, Jawa Barat

Di Jawa Barat, ada Desa Kawungsari yang menjadi kampung miliarder setelah warganya mendapat ganti rugi atas pembangunan Waduk Kuningan.

Uang diterima warga pun bervariasi, mulai dari Rp300 juta hingga Rp1,3 miliar.

7. Desa Ciranca, Majalengka, Jawa Barat

Lain halnya Desa Kawungsari, Desa Ciranca menjadi kampung miliarder berkat warganya yang menjadi juragan roti bakar.

Melansir tayangan di kanal Youtube Rahmat Channel, kini berdiri sejumlah rumah besar nan mewah di kampung juragan roti bakar tersebut.

Kesuksesan tersebut diraih karena warganya sukses menjual roti bakar di berbagai daerah, mulai dari Sabang hingga Merauke. (*)

Sumber: 99.co

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)